MataWarta.com; – JAKARTA – Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, Kim Sung-han dilaporkan telah mengundurkan diri dengan alasan kesalahan protokol. Menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Yoon Suk Yeol ke Amerika Serikat untuk Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Korea-AS mendatang, Kim diduga membuat kesalahan dalam proses penjadwalan acara.
Kim Sung-han mengumumkan bahwa dia akan mundur dari jabatannya pada hari Rabu, setelah berbagai laporan berspekulasi bahwa dia akan segera diganti.
“Setahun yang lalu, ketika saya ditawari posisi oleh presiden, saya mengatakan bahwa saya akan kembali ke akademisi setelah meletakkan dasar untuk memulihkan aliansi Korea-AS, meningkatkan hubungan Korea-Jepang, dan memperkuat kerja sama keamanan Korea-AS-Jepang,” kata Kim dalam pernyataan melalui kantor kepresidenan, melansir Korea JooAng Daily.
“Saya pikir kondisi tersebut telah terpenuhi sampai batas tertentu sekarang,” lanjutnya. Mengutip sumber dari kantor kepresidenan yang mengatakan bahwa Yoon merasa perlu untuk mengubah kebijakan luar negeri dan keamanan nasionalnya sejalan dengan proses koordinasi kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat, membuka opsi untuk menggantikan Kim.
Menurut laporan, ibu negara AS Jill Biden, yang memiliki minat pada budaya Korea, menyarankan penampilan bersama oleh girl grup K-pop Blackpink dan bintang pop Amerika Lady Gaga untuk acara makan malam kenegaraan selama KTT Korea-AS.
Namun, tampaknya proposal tersebut tidak dikomunikasikan dengan baik kepada Presiden Yoon, dan sebagai akibatnya, pemerintah AS dilaporkan beberapa kali menuntut tanggapan dari pemerintah Korea Selatan karena kurangnya umpan balik dari kantor kepresidenan.
Selasa malam, kantor kepresidenan membantah berbagai laporan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menggantikan Kim di tengah serangkaian perombakan pejabat yang ditugasi masalah diplomatik dan keamanan menjelang perjalanan penting ke luar negeri.
Kim adalah teman lama Yoon, keduanya pernah bersekolah di sekolah dasar yang sama. Kim adalah penasihat utama dalam urusan keamanan luar negeri dan nasional sejak masa kampanye Yoon.
Kim sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri luar negeri dan perdagangan di bawah pemerintahan Lee Myung-bak. Dia juga menjabat sebagai profesor hubungan internasional di Universitas Korea.
