Matawarta.com, JAKARTA– Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta jajarannya segera mengusut tuntas kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39).
“Diminta atau tidak diminta, Polri tentunya akan melakukan penyelidikan mendalam,” kata Listyo Sigit kepada wartawan, Kamis (10/7) malam.
Untuk menguak penyebab kematian diplomat Kemlu tersebut, Listyo meminta anggotanya mengumpulkan bukti-bukti kuat sebelum diambil kesimpulan.
“Tentunya apabila sudah kita temukan bukti-bukti, saya minta untuk anggota juga bergerak maksimal agar segera bisa terungkap dan memang ditunggu oleh publik, ditunggu oleh masyarakat,” tegasnya.
ADP ditemukan tewas dalam kondisi wajah terlilit lakban di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7) sekitar pukul 08.30 WIB. Korban sempat terlihat melakukan aktivitas membuang sampah di malam hari sebelum ditemukan tak bernyawa.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Polisi juga tidak menemukan adanya barang korban yang hilang.
Sejauh ini, polisi belum menemukan indikasi pembunuhan dalam kasus ini. Namun polisi masih menunggu hasil autopsi, termasuk, hasil pemeriksaan histopatologi dan toksiologi.
