Matawarta.com, JAKARTA- Irjen Karyoto membantah isu dirinya ngamuk usai dirotasi oleh Kapolri Listyo Sigit dari Kapolda Metro Jaya menjadi Kabaharkam Polri, padahal keinginannya menduduki posisi Kabareskrim. Ia menegaskan menghormati keputusan Kapolri.
Isu Irjen Karyoto mengamuk beredar di media sosial. Alasannya, jabatan yang diberikan tak sesuai kesepakatan.
“Dijanjikannya jadi Kabareskrim eh dikasih Kabaharkam, langsung deh ngamuk-ngamuk sama yang ngejanjiin,” tulis salah satu akun di TikTok.
Irjen Karyoto menegaskan isu tersebut tidak benar. Ia menduga akun tersebut sengaja ingin mengadu domba dirinya dengan Kapolri.
“Jadi sangat hoax dan tidak benar isi ceritanya. Itu akun yang sama, itu akun anonim dan akun yang memang sengaja diembuskan untuk membuat berita berita seperti itu,” ujar Irjen Karyoto kepada wartawan.
“Itu akun ingin ingin betul-betul seolah-olah ingin mempertentangkan saya dengan Pak Kapolri. Pak Kapolri sangat sayang ke saya, saya sangat respek ke beliau. Saya dikasih jabatan itu saya mengucapkan terima kasih,” kata dia.
Ia menegaskan hubungannya dengan Kapolri sangat baik. Karyoto sama sekali tidak keberatan dengan apapun jabatan yang diberikan.
“Hubungan saya sama Pak Kapolri itu sangat bagus. Beliau sangat sayang ke saya, dan saya sangat hormat ke beliau. Kalau ada apa-apa saya pasti ngomong ke beliau,” ujar Irjen Karyoto.
“Tidak ada juga penolakan jabatan. Saya sangat menghormati Pak Kapolri,” katanya. (sis)
