Matawarta.com, JAKARTA– Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) H. Zulfikar, SE. GG menegaskan organisasinya dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) berkomitmen untuk berkolaborasi mengawal perubahan bangsa.
Hal itu disampaikan olehnya saat hadir di pelantikan pengurus ISNU di Hotel Bidakara, Jakarta. Kehadiran Zulfikar menambah semangat dan suasana para peserta pelantikan dan Mukernas ISNU 2025.
“Kami percaya bahwa para sarjana NU bukan hanya penjaga tradisi intelektual, melainkan juga motor penggerak perubahan sosial yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan keindonesiaan,” ungkapnya.
Zulfikar menyebut ISNU dan GRIB memiliki visi yang sama
membangun bangsa melalui gagasan, dedikasi, dan aksi nyata.
“GRIB bersama ISNU punya Visi yang sama dan siap melangkah bersisian dalam memperjuangkan keadilan, keberlanjutan, penguatan sisi religi, kebangsaan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. GRIB juga terpanggil untuk bersama mengawal moderasi beragama yang menjadi pilar terwujudnya Indonesia yang rahmatan lil alamin. Serta sebagai Solidaritas Kebangsaan dalam Bingkai Keilmuan,” ujar Zulfikar.
Menerima kedatangan Sekjend GRIB, ISNU menganggapnya sebagai simbol penguatan sinergi antara intelektual muslim dan kekuatan rakyat dalam mengawal arah perubahan bangsa. ISNU dan GRIB sepakat menjadi kesatuan dalam memperjuangkan bangsa dan negara.
“Sekjend GRIB hadir bukan sekadar tamu, melainkan sebagai mitra strategis yang percaya bahwa bangsa besar membutuhkan kolaborasi lintas latar, gagasan, dan dedikasi juga menegaskan pentingnya menyatukan idealisme akademik dengan realitas perjuangan sosial untuk menghadirkan Indonesia yang adil dan berdaulat,” katanya.
“Acara pelantikan ISNU tidak hanya mencetak kepemimpinan baru, tetapi juga menyatukan komitmen bersama untuk menjadikan keilmuan sebagai pendorong transformasi sosial dan tata kelola publik yang lebih transparan dan berkeadilan. GRIB dan ISNU siap melangkah berdampingan sebagai kekuatan moral dan intelektual yang tak terpisahkan dari perjuangan Bangsa,” ungkap Fadly.
