Matawarta.com, JAKARTA – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (26/10), menelan korban jiwa. Seorang pria yang diketahui sebagai mantan Direktur Danareksa, Harry Nugroho Prasetyo Danardojo, tewas setelah mobil mewah Lexus yang dikemudikannya tertimpa pohon tumbang.
Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Harnas Prihandito, mengatakan korban saat itu tengah seorang diri mengendarai mobilnya menuju arah selatan.
“Dia sendiri, pemilik mobil. Bukan sopir, bukan penumpang,” ujar Harnas saat dihubungi, Senin (27/10).
Tak lama setelah melewati lokasi kejadian, pohon palem setinggi sekitar 15 meter dengan diameter 60 sentimeter tiba-tiba tumbang dan menghantam mobil korban. Benturan keras membuat bagian depan kendaraan remuk parah hingga menembus kabin.
“Kap mobil hancur total, bagian dalam juga bengkok ke bawah. Pohon menimpa tepat di kap depan,” jelas Harnas.
Petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, dan dinas pertamanan segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan menyingkirkan batang pohon yang melintang di jalan. Sayangnya, nyawa Harry tak tertolong.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, mengonfirmasi korban meninggal di tempat akibat tertimpa pohon besar tersebut.
“Korban satu orang laki-laki, usia sekitar 50 tahun, meninggal dunia di lokasi,” kata Yohan.
Pihak keluarga yang datang ke rumah sakit disebut menolak dilakukan autopsi, dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Keluarga sudah datang dan tidak ingin dilakukan autopsi. Mereka menerima insiden tersebut,” tutur Harnas. (sis)
