Matawarta.com, JAKARTA- Proses evakuasi korban ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur sudah mencapai 75 persen. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan proses evakuasi selesai hari ini.
“Pada kesempatan ini pula kami menargetkan dari BNPB hari ini kita akan selesai selesaikan pencarian korban. Dari Basarnas maupun dari pihak Kodim sudah mengatur schedule. Diharapkan pada hari ini kita akan selesai evakuasi dari yang diperkirakan,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan saat konferensi pers di Posko BNPB, Senin (6/10/2025).
Ia juga mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan BNPB akan bekerja maksimal dalam proses evakuasi korban. Prabowo juga meminta agar jajarannya memberikan perhatian khusus,
“Jadi Bapak Kepala BNPB sangat memberikan atensi atas perintah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Budi.
Musala Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin lalu. Sejauh ini sudah ada 53 korban meninggal dunia.
Kejadian ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap infrastruktur fasilitas pendidikan. Prabowo telah memerintahkan salah satunya kepada Menko Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Muhaimin Iskandar untuk melakukan evaluasi kepada seluruh ponpes di Indonesia. (mua)
