Matawarta.com, JAKARTA- Toyota memanfaatkan panggung Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 untuk memperkenalkan Veloz Hybrid, MPV elektrifikasi yang sudah lama dinanti pasar. Namun di balik harga mulai Rp 299 juta yang dipajang Toyota, tersirat sinyal penting harga ini belum tentu bertahan tahun depan.
Sejak dibuka untuk pemesanan pada GJAW 2025, Toyota memberikan harga spesial hingga Desember 2025. Varian termurah dipatok Rp 299 juta, sementara varian tertinggi berada di angka Rp 390 juta.
Namun ketika ditanya soal harga setelah 2025, Toyota memilih bermain aman.
“Untuk tahun depan nanti kita lihat lagi,” ujar Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM). “Yang penting saat ini harganya mulai dari Rp 299 juta.”
Pernyataan itu memunculkan dugaan banderol Veloz Hybrid berpotensi naik pada 2026, mengingat tren kenaikan biaya produksi komponen elektrifikasi dan penyesuaian harga yang sering dilakukan tiap awal tahun.
Teknologi Hybrid Turunan Yaris Cross, dengan Setelan Khas MPV
Veloz Hybrid mengandalkan mesin 2NR-VEX 1.500 cc yang juga digunakan pada Yaris Cross Hybrid. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik Toyota Hybrid System ini disesuaikan ulang untuk kebutuhan MPV tujuh penumpang.
Karakter tuning mesin dan motor listrik diklaim dibuat berbeda agar akselerasi tetap nyaman meski membawa beban keluarga penuh, sekaligus tetap menjaga efisiensi bahan bakar.
Meski demikian, Toyota belum bersedia membocorkan detail lengkap performa, konsumsi BBM, hingga spesifikasi baterai. Publik masih harus menunggu rilis resmi spesifikasi teknisnya.
Toyota menyediakan empat varian Veloz Hybrid. Toyota menegaskan bahwa rentang harga Rp 299-390 juta hanya berlaku selama periode pemesanan GJAW hingga Desember 2025. (mua)
