Jasad Ibu dan Anak Disembunyikan di Belakang Rumah, Istri Sah Tersangka di Madiun Tak Tahu Apa-apa

Matawarta.com, MADIUN – Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Madiun, Jawa Timur. Polisi mengungkap istri sah tersangka Dwi Bagus Martono (40) diduga sama sekali tidak mengetahui keberadaan jasad kedua korban yang disembunyikan di bagian belakang rumah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur Kombes Roy HM Sihombing mengatakan tersangka diduga memanfaatkan kondisi rumahnya yang cukup luas untuk menyembunyikan jasad korban tanpa sepengetahuan istrinya.

“Sampai hari ini memang istri sah tidak mengetahui adanya peristiwa ini. Memang itu dilakukan di rumahnya, dan rumahnya cukup luas itu sehingga dia bisa menyembunyikan di belakang dari rumahnya,” kata Roy, dikutip dari detikJatim, Kamis (29/10/2026).

Temuan tersebut menjadi salah satu fakta yang didalami penyidik dalam mengungkap keseluruhan rangkaian pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Di tengah penyelidikan, Polda Jatim belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat setelah pembunuhan terjadi. Meski tersangka diduga melakukan aksi pembunuhan seorang diri, polisi masih menelusuri kemungkinan adanya bantuan dari orang lain.

Roy menegaskan, penyidik berupaya memastikan apakah Dwi Bagus Martono benar-benar bertindak sendiri atau ada pihak lain yang turut membantu dalam rangkaian kasus tersebut.

“Kami masih mendalami keterlibatan pihak-pihak lain terkait dengan peristiwa ini. Namun pada saat yang bersangkutan melakukan, itu secara sendirian,” ujar Roy di Mapolda Jatim, Selasa (27/10).

Lamanya proses penanganan perkara juga menjadi perhatian penyidik. Kasus ini mulai ditangani setelah polisi menerima laporan orang hilang pada 5 Oktober 2026, sebelum akhirnya mengamankan tersangka.

Rentang waktu tersebut membuat penyidik terus mendalami kemungkinan adanya pihak yang membantu tersangka menyembunyikan jasad atau terlibat dalam tahapan lain setelah kejadian.

“Kami juga masih tetap mendalami apakah ada bantuan dari pihak-pihak lain, karena prosesnya cukup lama,” kata Roy. (paz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *