Matawarta.com, JAKARTA– Kemenpora RI akan menjalankan arahan Presiden RI Prabowo Subianto perihal efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga pemerintah. Menpora Dito Ariotedjo memastikan kondisi itu tak menganggu persiapan atlet menghadapi sejumlah ajang internasional.
“Ini kan seluruh kementerian/lembaga dilakukan efisiensi. Sementara kami Kemenpora sedang menghitung efisiensi yang bisa kami lakukan,” ujar Menpora Dito.
Menpora mengaku setuju dengan arahan efisiensi anggaran dari Presiden Prabowo. Meski anggaran dikurangi, ia menilai kementeriannya tetap produktif, supaya lebih hemat dan bisa mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka.
Dijelaskan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan target efisiensi untuk Kemenpora sebesar Rp1,4 triliun. Untuk itu, jajaran Kemenpora tengah diskusi terkait efisiensi yang akan dilakukan untuk kemudian dilakukan finalisasi.
“Insyaallah nanti kami akan lakukan finalisasi, baru efisiensi yang akan dilakukan dari Kemenpora,” kata Menpora.
“Pastinya arahannya adalah bagaimana dengan efisiensi ini persiapan atlet menuju Asian Games, Olimpiade, dan juga kualifikasi Piala Dunia tidak terganggu,” sambung Menpora Dito.
Menpora turut mengomentari permintaan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kepada para pejabat pemerintah untuk menggunakan transportasi umum. Ia pun tak mempermasalahkan selama tak mengganggu agenda kegiatan.
“Kami fleksibel saja. Saya biasanya juga naik sepeda motor. Orang tahu kok saya sering naik motor, bahkan menyetir sendiri. Pasti tergantung bagaimana aksesibilitasnya dan juga agendanya, jadi fleksibel saja,” kata Menpora.
“Kalau saya sendiri untuk transportasi tidak juga ribet, mau naik apapun yang penting sampai tujuan dan agendanya terkejar semua,” tegas Menpora Dito.
