Tragedi Ambruknya Ponpes Al-Khoziny, DPR Dorong Proses Hukum

Matawarta.com, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi VIII DPR Singgih Januaratmoko mendorong agar kasus robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny diproses secara hukum. Ia menyakini ada dugaan unsur pelanggaran di dalam sehingga menewaskan puluhan orang. 

“Jika memang ada pelanggaran hukum dari Komisi VIII diselesaikan jalur hukum karena ini menyebabkan meninggalnya para santri,” kata dia saat dihubungi, Senin (6/10).

Meski demikian, ia menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menyelidiki insiden tersebut. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting ke depan untuk memperkuat pengawasan, terutama terkait infrastruktur yang sesuai standar. 

“Kita serahkan ke penegak hukum. Karena ranah penegak hukum,” kata dia.

“Kita mengimbau supaya ada pembangunan harus diawasi dan dilaksanakan oleh yang ahlinya,” katanya.

Sudah sepekan ambruknya musala Ponpes Al Khoziny terjadi proses evakuasi masih terus dilakukan. Total sudah 54 orang meninggal dunia dan lima potongan tubuh. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *