Fadil Imran Minta Publik Tak Berspekulasi, Pagar Tinggi di Mal Dinilai Hal Biasa

Matawarta.com, JAKARTA – Munculnya pagar tinggi di sejumlah mal dan pusat perbelanjaan belakangan ini tidak perlu dimaknai sebagai sinyal adanya ancaman keamanan. Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran menegaskan langkah tersebut merupakan keputusan yang lazim dilakukan oleh pemilik properti.

Dia meminta masyarakat tidak terbawa narasi yang mengaitkan pemasangan pagar dengan potensi gangguan keamanan. Menurutnya, setiap pemilik bangunan memiliki pertimbangan sendiri untuk memperkuat sistem pengamanan asetnya.

“Orang pagari rumahnya kan biasa. Jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya,” ujar Fadil.

Fadil memastikan situasi keamanan di Indonesia hingga saat ini tetap terkendali. Berdasarkan laporan operasional harian kepolisian, tidak ada peristiwa menonjol yang menunjukkan adanya peningkatan ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sampai hari ini, berdasarkan data daily operating reporting system, itu tidak ada hal yang menonjol,” katanya.

Karena kondisi masih kondusif, Polri juga tidak menerapkan pola pengamanan khusus memasuki Agustus. Meski demikian, seluruh unsur pengamanan tetap disiagakan sebagaimana prosedur yang berlaku setiap hari.

“Brimob siaga, Sabhara siaga. Jadi tidak ada antisipasi khusus, biasa saja. Semua kita siaga selalu,” ucapnya.

Sebelumnya, keberadaan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan juga menjadi perhatian Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dia menilai langkah tersebut kemungkinan muncul karena rasa khawatir yang berlebihan dan berharap pagar-pagar itu dapat dilepas kembali ketika situasi tetap aman. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *