Matawarta.com, JAKARTA – Belasan klub sepak bola Indonesia bersiap membuka lembaran baru. Mereka telah mengajukan perubahan nama hingga perpindahan kandang yang akan menjadi salah satu agenda penting dalam Kongres Biasa PSSI 2026 pada 3 Agustus mendatang.
Agenda tersebut dipastikan menyita perhatian karena melibatkan klub dari berbagai kasta kompetisi. Tak hanya tim Super League, sejumlah klub Liga 3 dan Liga 4 juga mengajukan perubahan identitas sebagai bagian dari rencana mereka menghadapi musim baru.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengungkapkan, federasi telah menerima banyak surat permohonan dari berbagai daerah. Menurutnya, jumlah klub yang mengajukan perubahan diperkirakan sudah mencapai lebih dari 10.
“Yang kami terima lumayan di atas 10 klub kayaknya ini. Termasuk Liga 3 dan Liga 4,” ujar Yunus Nusi kepada wartawan.
Selain pergantian nama, sebagian klub juga mengusulkan perpindahan markas. Seluruh permohonan itu nantinya akan disampaikan dalam Kongres Biasa PSSI sebelum diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
“Iya akan ada beberapa pergantian nama dan juga penyampaian permohonan perubahan kandang,” lanjut Yunus.
Dua klub yang paling ramai dikaitkan dengan perubahan identitas adalah Malut United dan Adhyaksa FC. Malut United disebut akan berganti nama menjadi Jateng United sekaligus memindahkan kandang ke Semarang.
Sementara Adhyaksa FC dikabarkan bakal memakai nama Isen Mulang FC dan bermarkas di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Meski begitu, PSSI menegaskan belum bisa memastikan seluruh pengajuan tersebut, termasuk milik Malut United. Yunus mengatakan federasi masih menunggu kelengkapan dokumen sebelum permohonan itu dapat diproses lebih lanjut.
“Kami belum sampai ke komunikasi dengan Malut United. Dan kami masih menunggu surat yang lengkapnya dari mereka untuk permohonan perubahan nama,” kata Yunus.
Selain membahas usulan perubahan identitas klub, Kongres Biasa PSSI 2026 juga akan mengagendakan penyampaian laporan organisasi serta pembahasan program kerja federasi untuk periode berikutnya. (mua)
