JAKARTA – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Arifin Panigoro meninggal dunia dalam usia 76 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rochester, Minnieapolis.
Bos Medco Group itu meninggal karena terdeteksi kanker paru-paru. Sudah beberapa waktu lamanya mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Arifin Panigoro meninggal pada Minggu (27/2) pukul 14.29 waktu setempat, atau Senin (28/2) dini hari WIB. Kabar duka ini mengentak jajaran perusahaan serta keluarganya.
Amri Siahaan, perwakilan keluarga Arifin Panigoro, mengungkapkan jenazah sedang dalam perjalanan dipulangkan dari Amerika Serikat ke Indonesia.
“Terima kasih atas semua perhatian. Kami mohon maaf juga masih menunggu kedatangan jenazah Bapak Arifin Panigoro dari AS,” kata Amri SIahaan.
Setibanya di Indonesia, jenazah direncanakan disemayamkan sebentar di rumah duka. Letaknya di Jalan Jenggala 1, Kebayoran Baru, Jaksel.
“Pihak keluarga masih mengurus segala sesuatunya, termasuk pemakaman. Kami segera sampaikan perkembangan lebih lanjut,” kata Amri Siahaan.
Arifin Panigoro dikenal sebagai pebisnis, politikus, dan masih banyak lagi. Ia pernah menjadi Anggota DPR RI dari PDIP.
Medco Group yang dipimpin dikenal sebagai perusahaan minyak. Selain itu juga banyak bisnis lainnya yang terus berkembang.*(WAH)
