JAKARTA – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memastikan pihaknya batal menyelenggarakan Konvensi Capres 2024. Alasan utama karena tidak ada mitra strategis dari parpol lain yang bisa diajak koalisi, untuk mendorong hasil konvensi.
“Batal dan itu pernah saya terangkan,” kata Surya Paloh usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (10/3).
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali lantas mengungkapkan sejumlah partai yang dianggap sebagai calon mitra strategis, lebih mementingkan ketua umum masing-masing sebagai Capres 2024.
Kalau Partai NasDem tetap menggelar konvensi, maka itu malah bisa dinilai sebagai lucu-lucuan. Karena hasil konvensi tidak bisa didorong menjadi capres dalam koalisi.
Seperti diketahui untuk mengajukan capres harus memenuhi electoral treshold dari partai. Besarannya adalah 20 persen.
Partai NasDem sebelumnya melirik Partai Golkar sebagai calon mitra koalisi. Tapi partai itu sudah menyorongkan Airlangga Hartarto sebagai capres.
Begitu pula dengan Gerindra yang hampir pasti mendorong Prabowo Subianto sebagai capres. Begitu pula PKB yang terus mengkampanyekan Muhaimin Iskandar. Partai Demokrat pun juga mengusung Agus Harimurti Yudhoyono.
Setelah membatalkan konvensi, Partai NasDem kemungkinan dalam memutuskan capres yang didukung, akan menentukannya dalam rakernas pada Juni 2022.
Rakernas dipakai untuk menjaring aspirasi dari daerah. Nantinya nama yang mengerucut diserahkan kepada Ketua Umum Surya Paloh, setelah itu baru diputuskan.*(WAH)
