7 Arahan Presiden untuk Menghadapi Gejolak Ekonomi Global

Presiden Jokowi

JAKARTA, matawarta.com – Presiden Joko Widodo menekankan tujuh arahan untuk dijadikan pegangan bersama dalam menghadapi gejolak ekonomi global.

Apa saja? Berikut rangkumannya:

o Fokus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dengan menggunakan potensi belanja barang dan modal untuk membeli produk dalam negeri.

o Presiden meminta percepatan proses hilirisasi Industri yang dilakukan di dalam negeri. Misalnya mendorong berbagai daerah yang memiliki pertambangan, segera membangun smelter sehingga nilai tambah akan meningkat dan membuka lapangan kerja yang sebesar-besarnya.

o Meningkatkan produktivitas dan kemandirian di sektor pangan dan energi. Karena pangan dan energi merupakan dua sektor yang krusial ke dan Indonesia memiliki potensi pada keduanya.

o Meningkatkan investasi yang akan menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya. Maka itu pelayanan perizinan terus disederhanakan dan dipercepat, sehingga akan menarik investasi.

o Pemerintah memulai defisit di bawah 3 persen PDB sesuai dengan ketentuan regulasi. Oleh karena itu perencanaan betul-betul dirancang dengan rinci, detail, dan tepat.

o Agenda-agenda strategis untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) harus terus berjalan. Percepatan kemiskinan ekstrem, angka stunting yang kedua harus diturunkan.

o Persiapkan pelaksanaan pemilu yang tahapannya dimulai pada bulan Juni 2022. Seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten dan kota mendukung pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *