Persipura, Raksasa Liga Indonesia yang Akhirnya Tumbang

Persipura

JAYAPURA – Hingga saat ini Persipura merupakan tim paling sukses sejak era Liga Indonesia dimulai pada 1994/1995. Dalam kompetisi penggabungan Perserikatan dan Galatama itu, Persipura sudah mengoleksi empat gelar juara.

Mutiara Hitam meraih trofi juara pada Divisi Utama 2005, ISL 2008/2009, ISL 2010/2011, dan ISL 2013. Jangan lupakan pula Persipura juga merupakan juara ISC 2016, kompetisi alternatif yang digelar saat PSSI dibekukan FIFA, karena intervensi pemerintah.

Tapi sekarang di Liga 1 2021/2022 raksasa Persipura akhirnya tumbang. Mereka terdegradasi ke kompetisi kasta kedua, Liga 2.

Kemenangan Persipura di pekan terakhir Liga 1 atas Persita tidak memberi arti. Poin penuh dengan skor 3-0 itu jadi ampas, karena di saat bersamaan PS Barito Putera imbang melawan Persib.

Pesaing lainnya, PSS juga selamat, usai mengalahkan Persija dengan skor 2-0. Alhasil poin Persipura dan Barito Putera sama-sama 36. Tapi Persipura kalah head to head, sehingga finis di peringkat ke-16, alias zona degradasi.

Pastinya yang tersisa hanya kesedihan dan penyesalan. Terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi dengan lemari prestasi penuh trofi, adalah aib. Tapi itu yang harus dihadapi Persipura.

“Ruang ganti hening. Tidak bicara, tidak bicara. Tidak bisa bicara,” kata Angel Alfredo Vera, pelatih Persipura.

Kegagalan musim ini ada andil kekalahan WO yang diterima Persipura, plus pengurangan 3 poin. Hal itu karena skuat Persipura tidak datang dalam pertandingan melawan Madura United di putaran kedua, dengan dalih banyak pemain terpapar COVID-19.

Namun PT LIB selaku operator kompetisi menyatakan, jumlah pemain Persipura yang sehat masih ada 14 orang. Sehingga tetap layak untuk bertanding.

Sayangnya Persipura tetap tidak datang. Sampai akhirnya dijatuhi hukuman dari Komdis PSSI seperti tersebut di atas.

Persipura degradasi dari Liga 1 bersama Persela dan Persiraja. Tiga tim itu akan diganti mereka yang promosi dari Liga 2, yaitu Persis, Dewa United, dan RANS FC.*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *