SURABAYA – matawarta.com : Kondisi kiper Timnas Indonesia U-20 Cahya Supriadi terus membaik. Namun ia dipastikan absen dalam laga terakhir melawan Vietnam.
Itu adalah partai pamungkas penentuan juara Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Laga dijadwalkan berlangsung di Stadion GBT, Surabaya, Minggu (18/9/2022).
Cahya dalam pertandingan melawan Hong Kong, Jumat kemarin, mengalami benturan dengan rekan satu tim Rahmat Beri. Ia sempat kolaps dan dilarikan ke rumah sakit.
Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, mengungkapkan kondisi Cahya makin membaik. Bahkan sudah bisa sarapan di ruang perawatan.
“Cahya sudah bisa makan pagi tadi, dan kami lakukan proses Magnetic Resonance Imaging (MRI). Setelah MRI balik lagi ke ruang observasi, setelah hasilnya keluar dan dibaca, siang ini bisa pindah ke kamar perawatan,” kata Syarif Alwi.
Hanya untuk kembali ke lapangan, masih butuh waktu lumayan lama. Maka itu partai terakhir nanti Cahya tidak bisa dimainkan.*(WAH)
SURABAYA – matawarta.com : Kondisi kiper Timnas Indonesia U-20 Cahya Supriadi terus membaik. Namun ia dipastikan absen dalam laga terakhir melawan Vietnam.
Itu adalah partai pamungkas penentuan juara Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Laga dijadwalkan berlangsung di Stadion GBT, Surabaya, Minggu (18/9/2022).
Cahya dalam pertandingan melawan Hong Kong, Jumat kemarin, mengalami benturan dengan rekan satu tim Rahmat Beri. Ia sempat kolaps dan dilarikan ke rumah sakit.
Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi, mengungkapkan kondisi Cahya makin membaik. Bahkan sudah bisa sarapan di ruang perawatan.
“Cahya sudah bisa makan pagi tadi, dan kami lakukan proses Magnetic Resonance Imaging (MRI). Setelah MRI balik lagi ke ruang observasi, setelah hasilnya keluar dan dibaca, siang ini bisa pindah ke kamar perawatan,” kata Syarif Alwi.
Hanya untuk kembali ke lapangan, masih butuh waktu lumayan lama. Maka itu partai terakhir nanti Cahya tidak bisa dimainkan.*(WAH)
