Pemeran Film Porno Mengaku Hanya Dibayar Rp1 Juta sampai Rp3 Juta

Sejumlah pemeran film porno mengaku mendapat bayaran Rp1 juta hingga Rp3 juta untuk satu kali syuting. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengaku tidak mempermasalahkan kesaksian yang disampaikan pemeran.

Hal tersebut berbeda dengan penyelidikan kepolisian yang menyebutkan para pemeran mendapat bayaran Rp10 juta hingga Rp15 juta sekali syuting.

“Saya sampaikan, kita tidak berdebat masalah biaya ataupun upah,” kata Ade di Polda Metro Jaya, Senin (25/9/2023).

Ade menerangkan, keterangan saksi memperkuat adanya aliran dana dalam kasus industri film porno. “Itu dari hasil penyelidikan dan penyidikan. Jadi kita hanya ingin memastikan ada keuntungan dari tindak pidana yang terjadi,” tandas dia.

Sebelumnya, Selebgram Radja Adipati membantah mendapat upah belasan juta rupiah dalam kasus produksi film dewasa. Pengakuannya, bayaran sekali syuting berkisar di bawah Rp2 juta.

“Kalau untuk bayaran saya enggak bisa sebutin tapi untuk media yang goreng Rp10 juta sampai Rp15 juta itu tidak benar adanya,” ujar Radja.

Tak beda jauh dengan Radja, Meli 3gp mengaku dijanjikan dengan bayaran Rp10 juta sampai Rp15 juta untuk satu kali syuting. Namun, bayaran yang diterima hanya Rp1 juta.

“Nyatanya Rp1 juta,” ucap dia.

Sementara itu, Virli Virginia juga membantah mendapat bayaran puluhan juta dari pembuatan film tersebut. Dia mengaku hanya dibayar Rp 1 juta dan Rp 2 juta. Itu pun tak sesuai harapan.

“Bayarannya tidak semahal itu. Dari Rp 1 juta sampai Rp 2 juta,” ujar Virli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *