Matawarta.com, JAKARTA- Setelah sempat dilarang oleh pemerintah pusat, program sarapan gratis Gubernur Jakarta Pramono Anung kini mendapatkan lampu hijau. Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyarankan program sarapan gratis tersebut ditujukan untuk siswa tingkat SMP dan SMA.
“Untuk SMP dan SMA utamanya akan sangat bermanfaat,” ujar Dadan.
Ia memastikan BGN akan terbuka bersinergi dengan Pemprov Jakarta untuk menjalankan program tersebut.
“BGN pasti bisa tetap sinergi jika Pemprov Jakarta akan tetap melanjutkan programnya. Tidak masalah bagi BGN,” kata Dadan.
Sebelumnya, rencana Pramono menggelar Sarapan Gratis ditolak pemerintah pusat. Pasalnya, program ini mirip dengan Makan Bergizi Gratis.
Alhasil, Pramono menggantinya dengan merenovasi kantin-kantin di seluruh Jakarta.
“Untuk program sarapan pagi gratis, akan tetap kami adakan. (Tapi) bukan dalam bentuk sarapannya, tapi kami akan melakukan renovasi kepada kantin-kantin di seluruh Jakarta,” kata Pramono.
