Matawarta.com, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel yang mangkrak akan segera dimulai dalam waktu dekat. Pemprov DKI menargetkan proses penertiban tersebut mulai berjalan pada pekan ketiga Januari 2026.
Pramono menyebut penentuan jadwal ini menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah tidak lagi menunda penyelesaian proyek lama yang terbengkalai dan mengganggu wajah kota.
“Jadwalnya sudah kami tentukan. Minggu ketiga Januari mulai,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, sebelum eksekusi dilakukan, Pemprov DKI telah lebih dulu memberikan tenggat waktu selama satu bulan kepada pihak pengembang untuk membongkar sendiri tiang-tiang monorel tersebut. Namun, jika hingga batas waktu itu tidak ada tindakan, Pemprov akan langsung mengambil alih pembongkaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami sudah keluarkan surat dan beri waktu. Kalau tidak dilakukan, pemerintah yang turun langsung,” ujarnya.
Menurut Pramono, kepastian jadwal pembongkaran ini penting agar penataan ruang kota bisa berjalan paralel dengan agenda pembangunan lainnya. Keberadaan tiang monorel yang dibiarkan bertahun-tahun dinilai tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga menimbulkan kesan proyek mangkrak yang tak kunjung tuntas.
Terkait aspek teknis dan pembiayaan pembongkaran, Pramono menyebut hal tersebut sedang disiapkan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
“Nanti teknis dan anggarannya dibahas oleh Dinas Bina Marga,” katanya.
Pembongkaran tiang monorel menjadi salah satu agenda awal Pramono Anung di awal 2026, sekaligus penanda dimulainya penertiban proyek-proyek lama yang selama ini membebani ruang publik Jakarta. (paz)
