Matawarta.com, JAKARTA – Persib Bandung memilih jalan kompromi demi menghidupkan kembali karier Febri Hariyadi. Maung Bandung resmi meminjamkan winger andalannya itu ke Persis Solo agar sang pemain bisa kembali merasakan jam terbang reguler di lapangan.
Keputusan ini tak lepas dari grafik menit bermain Febri yang terus menurun dalam beberapa musim terakhir. Dalam tiga tahun terakhir bersama Persib, kontribusi Febri semakin terbatas, baik karena persaingan ketat maupun cedera yang sempat menghambat performanya.
Pada musim 2023/2024, Febri hanya mencatatkan 14 penampilan. Situasi makin sulit pada musim berikutnya, ketika ia cuma tampil empat kali sepanjang kompetisi 2024/2025. Memasuki Super League 2025/2026, Febri memang kembali bermain, namun baru delapan kali turun ke lapangan dan sebagian besar berstatus pemain pengganti.
Melihat kondisi tersebut, Persib dan sang pemain sepakat mengambil langkah saling menguntungkan. Persis Solo yang tengah membutuhkan sosok berpengalaman di sektor sayap menjadi tujuan peminjaman Febri selama enam bulan ke depan.
“Febri sudah menandatangani kontrak dan akan dipinjamkan selama enam bulan,” ujar pelatih Persib, Bojan Hodak.
Bojan menegaskan, keputusan ini bukan karena kualitas Febri menurun, melainkan faktor cedera dan ketatnya persaingan di skuad Persib. Kehadiran sejumlah pemain sayap baru membuat peluang bermain Febri semakin terbatas.
“Kami sebenarnya senang dengan dia, tetapi tahun lalu dia mengalami cedera dan tidak mendapatkan cukup menit bermain,” jelas Bojan.
Saat ini, Persib memiliki banyak opsi di posisi sayap seperti Saddil Ramdani, Beckham Putra, Berguinho, hingga Barros. Kondisi itu membuat Febri kesulitan untuk kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.
“Karena kami punya banyak pemain di posisinya, dia tidak mendapatkan menit yang cukup untuk kembali setelah cedera. Jadi kami mengirimnya ke Solo dan berharap dia bisa bermain lebih sering di sana,” tutur Bojan. (mua)
