JAKARTA – Pemerintah berhasil menyerap dana Rp 11 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk Negara. Momen itu tercatat pada Selasa (8/2) melalui sistem lelang Bank Indonesia.
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu dalam pernyataan resmi seperti dikutip dari Antara, mengungkapkan total penawaran yang masuk dalam lelang tersebut. Totalnya mencapai Rp 29,38 triliun.
Untuk penyerapan tertinggi datang dari seri PBS032, yang nilainya mencapai Rp 3,75 triliun. Sebelumnya jumlah penawaran yang masuk adalah Rp 4,56 triliun. Dari situ ditetapkan imbal hasil atau yield rata-rata tetimbangnya sebesar Rp 4,91 persen.
Sedangkan jumlah penawaran masuk terbanyak tercatat pada seri SPNS09082022. Besarnya adalah Rp 14,48 triliun. Dengan imbal hasil rata-rata tetimbang 2,48 persen dan nominal yang dimenangkan, yaitu Rp 2,15 triliun.
Dalam seri PBS031 jumlah dana yang diserah Rp 2,65 triliun, dari penawaran masuk Rp 3,55 triliun dan yield rata-rata tetimbang ditetapkan 4,01 persen.
Berikutnya jumlah penawaran yang masuk untuk seri dengan tenor terpanjang adalah PBS033. Tercatat mencapai Rp 1,51 triliun dan yield rata-rata tetimbang dimenangkan 6,75 persen, sehingga pemerintah menyerap Rp 1,05 triliun.*(WAH)
