Sekjen PBB Tekan Presiden Cina Xi Jinping Agar Izinkan Komisioner HAM Masuk ke Uighur

Mahasiswa di salah satu universitas Uighur

NEW YORK – Sekjen PBB Antonio Guterres mendorong Pemerintah Cina untuk mengizinkan kunjungan Komisioner Tinggi HAM PBB Michelle Bachelet ke negaranya. Termasuk menginjakkan kaki di Xinjiang.

Permintaan Sekjen PBB itu disampaikan saat bertemu Presiden Cina Xi Jinping. Beserta Menlu Wang Yi. Pertemuan ini berlangsung di sela-sela pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Bachelet sudah lama menunggu izin berkunjung ke Xinjiang. Hal ini untuk menyelidiki tuduhan pelanggaran HAM terhadap etnis Uighur.

Semua isu yang sedang terjadi di Cina, membuat hubungan negara itu dengan bangsa-bangsa menjadi buruk. Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya melakukan boikot diplomatik terhadap penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin.

Bachelet dari kantornya di Jenewa, menyatakan pada Januari lalu bahwa pembicaraan untuk masuk ke Cina barat laut, sudah dilakukan. Tapi upaya itu belum membuahkan hasil.

Banyak kelompok pembela HAM menuduh Cina banyak melakukan pelanggaraan dalam skala luas. Terutama terhadap warga Uighur dan kelompok minoritas lainnya.

Contoh pelanggaran HAM itu antara lain penyiksaan, kerja paksa, dan menahan satu juta orang di kamp pengasingan. Tapi Beijing menolak semua tuduhan itu.

Kamp yang dimaksud dijelaskan sebagai fasilitas pendidikan dan pelatihan untuk memerangi ekstremisme agama.

Dalam pertemuan Sekjen PBB dan Presiden Cina, juga diobrolkan soal Afghanistan serta perubahan iklim.

“Sekjen mengakui upaya penting yang dilakukan Cina untuk. mengatasi perubahan iklim. Tapi mengulangi seruan untuk upaya tambahan, agar mempercepat transisi ke ekonomi hijau untuk menjembatani kesenjangan emisi,” demikian informasi resmi dari PBB.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *