TEL AVIV – Duta Besar Ukraina untuk Israel mengaku kesal atas penolakan Israel memberi bantuan pertahanan. Saat ini Ukraina masih peran militer melawan Rusia.
Sebagai simbol kesal, dalam jumpa pers pada Senin (7/3) Yevgen Korniychuk memakai helm. Secara retorik kemudian bertanya bagaimana mungkin perlengkapan seperti itu dianggap mematikan.
“Tolong katakan pada saya, bagaimana Anda bisa membunuh dengan (helm) ini? Tidak mungkin. Jadi saya tidak tahu apa yang ditakutkan orang-orang ini. Memberi (alat) keselamatan personal bagi penduduk Ukraina… itulah hal yang paling sederhana yang bisa mereka lakukan,” katanya.
Meski mengutuk invasi Rusia di Ukraina, Israel telah membatasi diri untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan terus membuka diri pada Moskow.
Perdana Menteri Naftali Bennett telah berbicara dengan Presiden Rusia di Moskow pada Sabtu.
Namun, Korniychuk juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas upaya Israel memediasi Rusia dan Ukraina. Dia mengatakan mediasi itu melebihi bantuan militer apa pun yang diberikan Israel.
Tetap saja, kata dia, Ukraina meminta agar Israel memberikan bantuan rompi dan helm pelindung, yang salah satunya dia pakai saat berbicara.*(WAH)
