Tidak Ada Korban Selamat dari Jatuhnya Pesawat China Eastern Airlines

China Eastern

WUZHOU – Tidak ada satupun korban yang selamat dari jatuhnya pesawat China Eastern Airlines. Pesawat Boeing 737-800 itu jatuh di pegunungan terpencil, Senin (21/3/2022). Pesawat membawa 133 orang, yang sebagian besar adalah penumpang.

Buat Cina jatuhnya pesawat tersebut, menjadi tragedi terburuk dalam 10 tahun terakhir. Ini jelas kabar duka yang mendalam buat negara tersebut.

“Puing-puing pesawat ditemuka di tempat kejadian, tetapi tidak ada satupun dari korban yang ditemukan masih bernyawa,” begitu laporan dari CCTV, media milik Pemerintah Cina.

Laporan tidak adanya korban yang selamat ini muncul setelah 18 jam peristiwa terjadi. Keluarga korban pun tampak haru, susah menahan kesedihan.

Pesawat itu jatuh di dekat kota Wuzhou, Guangxi. Rute penerbangannya adalah Kunming ke Guangzhou.

Dari rekaman gambar terlihat pesawat menukik tegak luruk. Hingga menghujam pegunungan. Menyebabkan lubang yang dalam, karena benturan pesawat tersebut.

Kobaran api membumbung tinggi. Itu terlihat dari citra satelit NASA.

Beragam drone dan pencarian langsung dilakukan. Untuk segera menemukan kotak hitam dari pesawat tersebut.

Penerbangan China Eastern MU5735 melaju dengan kecepatan 455 knot (842 kph) di sekitar 29.000 kaki. Setelah itu terjun bebas nan cepat sekitar pukul 14.20 waktu setempat.

Pesawat menukik dari ketinggian 7.400 kaki. Setelah itu sempat naik 1.200 kaki. Tapi terjun lagi. Data yang dikirim dari pesawat berhenti setelah 96 detik menghujam bumi.*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *