JAKARTA, matawarta.com – Kementerian Kesehatan membantah ada kaitan antara vaksinasi covid-19 dan Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya terhadap anak.
Hal itu disampaikan Lead Scientist untuk kasus ini, Prof. dr. Hanifah Oswari, Sp. A(K). Ia menyampaikan pemaparannya dalam keterangan pers pada Kamis kemarin.
“Kalau kejadian ini dihubungkan dengan vaksin covid-19 itu tidak benar. Kejadian saat ini tidak ada bukti berhubungan dengan vaksinasi covid-19,” ungkap Prof Hanifah.
Lebih lanjut disampaikan sampai saat ini belum ada bukti yang menunjukkan adanya kaitan penyakit Hepatitis Akut Yang Belum Diketahui Penyebabnya, dengan virus COVID-19. Satu-satunya fakta hanya ada momentum yang sama.
Sebagai upaya peningkatan kewaspadaan, pencegahan, dan pengendalian Infeksi Hepatitis Akut pada Anak, pemerintah telah menerapkan beberapa langkah, yang sudah dijelaskan dalam kesempatan sebelumnya.
Kemenkes juga telah menunjuk antara lain Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso dan Laboratorium Fakultas Kedokteran UI sebagai laboratorium rujukan untuk pemeriksaan spesimen.
Pemerintah pun meminta seluruh tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi, khususnya untuk infeksi virus. Selain itu diharapkan adanya rumah sakit rujukan di setiap kabupaten.*(WAH)
