Ulang Tahun yang ke-62, Iwan Bule: Tahun Unik, Penuh Berkah, 6+2=8, Prabowo Presiden ke-8

Mochamad Iriawan menggelar acara syukuran memperingati milad ke-62 bersama keluarga besarnya di Jakarta, pada hari Minggu 31 Maret 2024.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut mengaku sangat bersyukur dapat memperingati hari kelahiraanya di bulan ramadhan.

Apalagi, pada momen yang bersamaan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapat kepercayaan masyarakat menjadi Presiden RI ke-8 dalam kontestasi Pilres 2024. Prabowo ditetapkan sebagai Presiden terpilih bersama Gibran Rakabuming sebagai wakil Presiden.

“Alhamdulillah di Ramadhan yang penuh berkah ini Pak Prabowo Subianto sudah ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang dalam kontestasi Pilpres 2024 ini dan tinggal kita tunggu pelantikannya bersama mas Gibran Rakabuming Raka sebagai wakilnya pada bulan Oktober mendatang menjadi Presiden RI,” ungkap Iwan Bule.

Iwan Bule yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra berterima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang memenangkan Prabowo-Gibran dalam pemilu 2024.

“Terima kasih kepada teman-teman semua dari seluruh Indonesia yang telah berusaha sekuat tenaga dalam misi mulia memenangkan Pak Prabowo-Gibran dan Alhamdulillah misi itu berhasil dengan sukses,” tambahnya.

Terkait usianya yang kini 62 tahun, Iwan Bule menyambutnya dengan positif, Dia menjelaskan, jika angka usianya 62 ditambahkan antara angka pertama dan kedua akan menghasilkan angka 8 yang mencerminkan kekuatan, kelimpahan dan kesuksesan.

Selain itu, kata Iwan Bule angka 8 melambangkan infinity (tidak terbatas), angka ini juga memiliki makna esoteris. Dan jika tahun 2024 dijumlahkan juga akan menghasilkan angka 8.

“Jika 6 ditambah 2 akan menghasilkan angka 8 yang mencerminkan kekuatan, kelimpahan dan kesuksesan serta melambangkan infinity dan yang lebih patennya lagi Pak Prabowo Subianto menjadi Presiden RI ke-8. Insha Allah kita meyakini Indonesia akan lebih maju lagi kedepannya,” ungkap Iwan Bule.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Umum PSSI itu mengajak para masyarakat yang mencintai Prabowo untuk menghormati proses gugatan di Mahkamah Konstitusi dari paslon lain atas hasil penetapan KPU.

“Riak-riak kecil yang terjadi biarkan saja dan proses yang tengah berlangsung di Mahkamah Konstitusi itu merupakan dinamika yang jelas mayoritas masyarakat Indonesia memilih pasangan Prabowo-Gibran menjadi Presiden RI selanjutnya,” ungkapnya.

“Kita berkah memiliki pemimpin negara yang totalitas, betul-betul sayang dan ikhlas kepada masyarakat Indonesia. Terima kasih kepada segenap kawan-kawan yang telah mendukung pak Prabowo-Gibran,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *