JENEWA – matawarta.com : WHO menempatkan wabah cacar monyet dalam status darurat kesehatan global. Terus didapat fakta bahwa sebagian besar penderitanya dalah kaum gay.
Namun Dirjen WHO Tedros Adhanon Gebreyesus menyerukan jangan ada stigmatisasi dan diskriminasi. Meski penyebarannya berjalan cukup cepat.
Bila pada 22 Juni 2022 WHO menyebut angka kasus infeksi 3.413 orang di 50 negara. Itu terhitung sejak 1 Januari 2022.
Terbaru per 22 Juli 2022 angkanya naik menjadi 16.016 kasus di 75 negara, dengan angka kematian lima orang.
“Kita menghadapi wabah yang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia dengan cepat, lewat cara penularan baru, yang kurang kita pahami,” katanya.
Tak mudah bagi Tedros Gebreyesus untuk memutuskannya. Tak ada kesepakatan bulat di antara delapan anggota komite yang diundang untuk membahas isu tersebut.
Namun, dengan memperhatikan segala argumen anggota komite, Tedros Gebreyesus memutuskan, menetapkannya sebagai kondisi darurat kesehatan global.*(WAH)
