LONDON, matawarta.com – PM Inggris Liz Truss secara dramatis mengundurkan diri dari jabatannya. Padahal jabatan itu baru diembankan selama 45 hari.
PM Truss mengatakan penggantinya akan dipilih dalam kontes kepemimpinan di parlemen. Proses ini akan selesai minggu depan.
Anggota Parlemen Inggris, Tory, mendesak Truss untuk pergi setelah pemerintahannya dilanda gejolak politik, menyusul sebagian besar kebijakan ekonominya.
PM Truss dipilih oleh keanggotaan Tory pada bulan September, tapi dia kehilangan otoritas setelah serangkaian putar balik kebijakan.
Dalam pidato singkat di luar Downing Street, Kamis (20/10/2022), Truss mengatakan Partai Konservatif telah memilihnya dengan mandat untuk memotong pajak dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Tetapi mengingat situasinya, PM Truss berkata: “Saya menyadari bahwa saya tidak dapat menyampaikan mandat yang saya pilih oleh Partai Konservatif.”*(WAH)
