Prada Lucky Tewas Dianiaya: Berawal dari Kegiatan Pembinaan, Berujung dengan Kematian


Matawarta.com, JAKARTA – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengungkapkan motif 20 tersangka prajurit TNI menganiaya Prada Lucky Chepril Saputra Namo hingga tewas berawal dari kegiatan pembinaan.

“Saya sudah sampaikan, semuanya atas dasar pembinaan, jadi pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa kegiatan ini terjadi semuanya pada dasarnya pelaksanaan pembinaan kepada prajurit,” ujar Brigjen Wahyu Yudhayana.

Ia menyebut ke-20 tersangka masih menjalani pemeriksaan. TNI berjanii akan mengusut tuntas kasus tersebut.

“Jadi cukup saya sampaikan sampai di situ, karena tentu kami perlu mendalami beberapa hal yang nanti akan menjadi esensi pemeriksaan para tersangka,” katanya.

Sebanyak 20 anggota TNI dari Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditetapkan sebagai tersangka. Satu diantara tersangka adalah seorang perwira. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *