Usai Kalah Menyakitkan dari Bhayangkara Presisi, Dony Tri Ultimatum Persija untuk Bangkit

Matawarta.com, JAKARTA – Bek Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, angkat suara usai kekalahan pahit 1-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ia menegaskan Macan Kemayoran tak boleh tenggelam dalam duka!

Bermain di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), Persija sebenarnya tampil menggila sejak peluit awal. Baru hitungan detik, Rayhan Hannan langsung membungkam tuan rumah lewat sundulan cepat, gol kilat yang seharusnya jadi awal pesta.

Namun mimpi indah itu mulai retak. Moussa Sidibe membalas di menit ke-28, memaksa laga kembali panas dan terbuka.
Petaka datang di babak kedua.
Jordi Amat diusir wasit usai kartu kuning kedua, membuat Persija pincang dengan 10 pemain.

Tapi justru di tengah tekanan, Fabio Calonego tampil sebagai pahlawan sementara lewat tendangan bebas memukau di menit ke-63, Persija kembali memimpin. Namun, drama brutal terjadi di penghujung laga.

Dendy Sulistyawan menghancurkan harapan lewat gol penyama di menit ke-86. Belum sempat bernapas, Sidibe kembali menusuk di injury time (90+3’) dan memastikan kemenangan dramatis tuan rumah, sekaligus membuat Persija tersungkur.

Dony Tri tak menampik rasa kecewa yang membara, namun ia menolak timnya larut dalam keterpurukan.

“Semua pemain sudah mati-matian di lapangan. Ini bukan hasil yang kami inginkan, tapi harus jadi cambuk,” tegasnya.

Ia juga memberi peringatan keras untuk rekan setimnya, perjalanan belum selesai.

“Kami kecewa, jelas. Tapi tidak ada waktu meratap. Masih ada delapan laga, dan kami harus bangkit!” ujar Dony. (paz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *