Matawarta.com, JAKARTA – Pebalap Marc Marquez tidak sabar tampil di MotoGP Mandalika 2025. Ia penasaran ingin mengakhiri kutukan gagal finis di sirkuit yang berada di Nusa Tenggara Barat itu.
Marquez sudah menjajal Sirkuit Mandalika tiga kali. Pada musim perdana MotoGP Mandalika dihelat, Marquez mengalami kecelakaan di tengah kualifikasi. Kemudian pada tahun berikutnya Marquez mengalami kecelakaan dan gagal finis.
Bahkan pada 2024, saat menunggangi Desmosedici GP23, motornya mengalami gangguan teknis sehingga tidak bisa menyelesaikan lintasan.
Dengan pengalaman buruknya itu,
Marquez merasa Sirkuit Mandalika seperti hubungan cinta dan benci. Pasalnya, ia selalu gagal menyelesaikan balapan lantaran menemui banyak rintangan.
“Berdasarkan pengalaman saya, rasanya seperti hubungan cinta dan benci. Bukan dengan orang-orangnya, tapi dengan sirkuitnya,” kata Marquez.
“Kami selalu punya pertarungan yang menarik dan berusaha tampil maksimal, karena saya belum pernah finis dalam balapan hari Minggu. Selalu ada saja halangan, entah cedera, kecelakaan, atau masalah mesin,” katanya.
Namun, datang sebagai juara dunia MotoGP 2025, Marquez tak menyerah. Ia ingin menyelesaikan rasa penasarannya dengan hasil maksimal.
“Saya harus optimis, karena belum pernah finis di Mandalika,” katanya. (mua)
