Matawarta.com, JAKARTA –
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, akhirnya angkat bicara setelah timnya membalikkan keadaan dan menaklukkan Persik Kediri dengan skor 3-1 pada laga yang penuh drama di Stadion Manahan, Kamis (20/11/2025).
Pertandingan sempat berjalan tak mudah bagi Macan Kemayoran. Persija harus menerima tekanan lebih dulu ketika Ezra Walian mencetak gol lewat eksekusi tendangan bebas di menit ke-42. Namun hujan deras yang mengguyur Solo membuat duel terhenti karena lapangan tergenang, menambah ketegangan jelang turun minum.
Memasuki babak kedua, situasi berubah drastis. Persik dipaksa bermain dengan 10 pemain setelah Telmo Castanheira diganjar kartu merah. Momentum itu langsung dimanfaatkan Persija. Tiga gol beruntun hadir masing-masing dari Eksel Runtukahu, Emaxwell Souza, dan Witan Sulaeman, membuat permainan berbalik sepenuhnya.
Mauricio Souza menyebut kemenangan ini bukan sekadar hasil dari keunggulan jumlah pemain, tetapi kemampuan tim mengatur ulang ritme begitu lapangan kembali layak dipakai.
“Persik lawan yang kuat sepanjang laga. Saat mereka unggul, kondisi lapangan sangat sulit untuk kami,” ujar Mauricio.
“Namun setelah itu kami bisa kembali mengembangkan permainan. Kami memang kebobolan lebih dulu, tapi akhirnya tampil lebih baik.”
Ia menegaskan Persija pantas memenangkan pertandingan karena tahu kapan harus menaikkan tempo.
“Kediri tim yang kuat secara fisik maupun teknik, tapi kami bisa membaca momentum dan memanfaatkannya. Itu yang membuat kami layak mendapat hasil ini,” tutupnya. (paz)
