Menpora Erick Thohir Tutup Popnas XVII dan Peparpenas XI, Apresiasi Atlet Muda Berprestasi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menutup secara resmi Popnas XVII dan Peparpenas XI Jakarta 2025 di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Minggu (9/11).

Menpora Erick menyampaikan rasa syukur atas suksesnya dua ajang olahraga pelajar terbesar di Indonesia. Ia menekankan, Popnas dan Peparpenas menjadi wadah lahirnya atlet muda berprestasi yang kelak mengibarkan Merah Putih di kancah internasional.

“Yang lebih penting dari medali adalah kesempatan belajar sportivitas dan persatuan Indonesia di bidang olahraga,” kata Menpora Erick.

Selama pertandingan, seluruh atlet menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas tinggi. Kompetisi Popnas dan Peparpenas yang digelar bersamaan membuktikan ajang olahraga pelajar semakin inklusif, termasuk bagi perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

DKI Jakarta keluar sebagai juara umum Popnas 2025, diikuti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan Peparpenas 2025, Jawa Barat menjadi juara pertama, disusul Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Popnas diikuti 5.175 atlet dari 38 provinsi dengan 23 cabang olahraga, sementara Peparpenas diikuti 608 atlet pada empat cabang olahraga.

Ajang ini juga mencatat rekor baru, antara lain cabang angkat besi Popnas melalui Kevin Andrian (Riau), Khoirul Dwi Anggraeni (Jawa Tengah), dan Leonard Immanuel (Papua). Peparpenas mencetak rekor di tolak peluru oleh I Kadek Dwi Purnama (Bali) serta nomor 100 meter gaya dada dan gaya punggung oleh Syailendra Ihza Firmansyah dan Siti Aisyah.

“Prestasi ini bukti semangat, kerja keras, dan tekad pantang menyerah generasi muda Indonesia. Ke depan, konsolidasi akan terus dilakukan untuk kemajuan olahraga nasional,” tutup Menpora Erick.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *