Matawarta.com, JAKARTA – Fraksi Partai NasDem buka suara soal keputusan mengembalikan Ahmad Sahroni ke kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Nasdem mengklaim Sahroni merupakan sosok yang dinilai sudah teruji di bidang hukum dan keamanan.
Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustopa, menegaskan bahwa Sahroni dipilih kembali karena rekam jejak dan pengalamannya di Komisi III. Menurutnya, Sahroni bukan orang baru di komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan tersebut.
“Pak Sahroni memang memiliki pengalaman di Komisi III DPR RI. Dua periode menjadi pimpinan di sana tentu menjadi pertimbangan utama,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).
Saan menyebut, kemampuan Sahroni dalam mengawal isu penegakan hukum hingga keamanan nasional menjadi alasan kuat fraksi kembali memberikan kepercayaan. Ia menilai, Komisi III membutuhkan sosok yang sudah memahami ritme kerja dan dinamika internal.
Tak hanya soal kapasitas, NasDem juga memastikan polemik lama yang sempat menyeret nama Sahroni sudah tuntas. Terkait sanksi dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) buntut demonstrasi Agustus 2025, Saan menegaskan prosesnya telah selesai dan sanksi sudah dijalani.
“MKD sudah memutuskan, dan yang bersangkutan sudah menjalani sanksinya. Di DPR itu artinya sudah selesai,” tegasnya.
Sebelumnya, DPR RI resmi menetapkan Sahroni menggantikan Rusdi Masse Mappasessu yang mundur dari Partai NasDem sekaligus DPR RI. Penetapan dilakukan dalam rapat Komisi III DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (mua)
