JAKARTA – matawarta.com : Co-host Indonesia melewatkan Piala Dunia Basket 2023. Ini setelah kalah dari Cina pada Senin kemarin dalam playoffs perempat final Piala Asia Fiba 2022. Laga berlangsung di Istora Senayan.
Indonesia tinggal satu kemenangan lagi untuk mengamankan satu kursi di putaran final Piala Dunia Basket 2023. Namun kekalahan 108-58 dari Cina dalam playoffs untuk tempat perempat final.
Terus bagaimana dengan sikap tim pelatih Indonesia?
“Kami tidak ingin sedih sekarang,” kata pelatih kepala Indonesia Milos Pejic. “Kami tidak ingin kecewa sekarang. Kami ingin melanjutkan program. Kami Meneruskan kerja keras.”
Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia bersama dengan Filipina dan Jepang, yang sudah dipastikan mendapat tempat untuk acara tahun depan.
Kekalahan tersebut juga tidak menghilangkan fakta Indonesia telah melangkah jauh dalam hal kemajuan program bola basket putra.
Indonesia mengalahkan Filipina di SEA Games 2021, Mei lalu.
“Bola basket Indonesia berada di level awal yang kami inginkan. Kami ingin menjadi jauh lebih tinggi. Tapi posisi sekarang ini tidak buruk,” kata mentor asal Serbia itu.
“Setelah beberapa bulan, mungkin satu tahun, kerja keras, kami dapat mengatakan kami melakukan pekerjaan dengan baik. Kami mewakili bola basket Indonesia dengan cara yang benar – di SEA Games, sekarang kami pergi ke putaran kedua Piala Asia.”
Pejic percaya Indonesia baru saja memulai. “Kami tidak ingin berhenti sekarang. Kami baru saja membuat satu langkah. Setiap tujuan besar dimulai dengan satu langkah kecil.”*(WAH)
