TransJabodetabek B51 Resmi Meluncur, Cawang-Cikarang Kini Terhubung Langsung

Matawarta.com, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta menambah jaringan angkutan lintas wilayah dengan meluncurkan rute baru TransJabodetabek B51 yang menghubungkan Cawang hingga Cikarang. Kehadiran trayek ini diproyeksikan menjadi solusi mobilitas pekerja dari kawasan industri Jababeka sekaligus menekan kepadatan lalu lintas menuju Jakarta Timur.

Peluncuran B51 dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (11/2/2026). Ia menyebut, pembukaan koridor tersebut menandai langkah konkret integrasi transportasi antara ibu kota dan daerah penyangga.

“Mulai hari ini TransJabodetabek B51 resmi beroperasi dari Cawang ke Cikarang. Ini akan memperkuat konektivitas pergerakan warga dari Cikarang ke Jakarta Timur,” ujar Pramono.

Layanan B51 beroperasi setiap hari pukul 05.00-22.00 WIB. Tarif normal dipatok Rp 3.500, sementara pada jam keberangkatan awal pukul 05.00–07.00 WIB diberlakukan tarif khusus Rp 2.000 guna mendorong penggunaan transportasi umum di jam sibuk pagi.

Sebanyak 14 bus tipe low entry disiagakan pada tahap awal operasional. Rute sepanjang kurang lebih 89 kilometer itu ditempuh dalam waktu sekitar 105 hingga 108 menit, bergantung pada arah dan kondisi lalu lintas.

Untuk menjaga kenyamanan penumpang, interval kedatangan bus diatur setiap 10 menit pada jam padat dan 20 menit di luar jam sibuk. Potensi penumpang harian diperkirakan menembus angka 1.700 orang.

Koridor ini memiliki 11 titik pemberhentian. Tiga halte berada di wilayah Jakarta, yakni Cawang Sentral Polypaint, Cawang Sentral, dan Pool Taksi Cawang. Delapan titik lainnya tersebar di luar Jakarta, termasuk Hollywood Junction, Kedasih, Kasuari, Living Plaza Cikarang, Boulevard Arcade, Jalan Industri Raya 1 dan 2, serta Cafe Walk 7.

Selain B51, Pemprov DKI bersama Transjakarta juga tengah mempersiapkan rute TransJabodetabek lainnya, termasuk jalur Blok M-Bandara Soekarno-Hatta. Koridor tersebut ditargetkan mulai beroperasi sebelum musim mudik Lebaran tahun ini.

“Secara prinsip izin dari Kementerian Perhubungan sudah ada. Tinggal penyempurnaan beberapa halte baru,” kata Pramono.

Ia menegaskan target pengoperasian sebelum Lebaran telah disampaikan kepada Dinas Perhubungan dan Transjakarta agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. (paz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *