JAKARTA – Presiden Jokowi memastikan pemerintah akan menaikkan anggaran Dana Desa pada 2023. Saat ini anggaran yang telah dikucurkan totalnya Rp 468 triliun.
“Jangan dipikir uang kecil. Ini uang gede sekali, besar sekali,” kata Presiden Jokowi dalam Silaturahmi Nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI 2022, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3).
Meski belum menyebutkan besaran kenaikan yang dijanjikan pada 2023, Presiden Jokowi berpesan momentum ini harus dijadikan pelecut semangat pemerintah desa.
“Saya sudah berpikir menambah, melompatkan anggaran desa lebih besar lagi. Tapi Tuhan belum mengizinkan, setelah uang dipakai untuk COVID-19 pada 2020 Rp 690 triliun. Besar sekali. Pada tahun 2021, sebesar Rp 740 triliun, besar sekali,” tutur Presiden.
Dikatakan Presiden dalam dua tahun terakhir Dana Desa dari jumlah tersebut di atas dipotong empat persen. Hasil potongan buat menambah dana penanganan COVID-19.
“Dana Desa yang kemarin dipotong itu sedikit lho ya, tidak banyak,” ucap Presiden Jokowi.
Pesan turut disampaikan Presiden Jokowi terkait penggunaan Dana Desa. Instruksinya adalah dana dipakai sebaik-baiknya untuk kepentingan desa dan masyarakat pedesaan.
Misalnya membangun infrastruktur mendasar yang ada di desa. Antara lain pembangunan atau perbaikan jalan, embung, hingga fasilitas olahraga.*(WAH)
