BANDUNG, matawarta.com – Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah 88,8 persen. Targetnya pada Juni tahun depan sudah beroperasi melayani masyarakat.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan pers, Kamis (13/10/2022). Kereta cepat pertama di ASEAN itu diyakini akan berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat, Jakarta-Bandung.
Salah satu alasannya agar mobilitas antarkedua wilayah bisa cepat. Hanya butuh waktu 40 menit untuk rute Jakarta-Bandung.
Kereta cepat itu nantinya diharapkan bisa terkoneksi dengan fasilitas publik lainnya. Mulai bandara hingga pelabuhan.
“Ini akan memberi pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta, Kota dan Kabupaten Bandung,” kata Presiden Jokowi.*(WAH)
