Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menanggapi status keanggotan Gibran Rakabuming Raka dan Joko Widodo di PDI Perjuangan. Rudi menegaskan Gibran telah keluar dari PDI Perjuangan.
“KTA mau dikembalikan, atau tidak dikembalikan ya bukunya sudah saya tutup. (Gibran) sudah bukan kader PDIP,” kata Rudi saat konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2023).
Rudi mengatakan, PDI Perjuangan tidak lagi ada urusan dengan Gibran Raka Buming Raka. Meski, belum ada penerbitan surat pemberhentian Gibran Rakabuming Raka dari keanggotaan PDI-P.
“Nggak, nggak perlu. Tutup buku. Jadi kalau ada apa-apa, Mas Gibran bukan kader PDIP,” ujar dia.
Sementara itu, Joko Widodo masih berstatus sebagai kader PDI Perjuangan. Dia ditugaskan oleh partai untuk menjadi presiden berjuang demi kesejahteraan rakyat.
“Masih kader PDI Perjuangan dong wong dia pernah jadi pengurus DPD hanya catatan di SK tidak masalah bagi saya. Tapi mereka masih PDI Perjuangan,” ujar dia.
Disinggung terkait komunikasinya dengan Joko Widodo, Rudi mengaku belum pernah lagi bertemu.
“Saya tidak komunikasi saya rakyat pinggir kali kok ngomong sama presiden,” ujar dia.
Rudi hanya menyebut, terakhir bertemu Gibran saat ditawarkan menjadi Wamen PUPR pada 2021 silam. Namun, ia menolak karena lebih mementingkan hubungan persahabatan dengan Ahmad Purnomo.
“Saya tolak karena saya lebih penting persahabatan daripada jabatan menjaga perasaan Pak Ahmad Purnomo yang distop September 2019 yang saya proses sampai DPP tau-tau mas Gibran daftar dari DPD dan dapat rekomendasi dan sudah itu selesai,” ujar dia.
