Mendikbudristek Bicara Teknologi dalam Pendidikan di Markas Besar PBB

Mendikbudristek di markas PBB

NEW YORK – matawarta.com : Mendikbudristek Nadiem Makarim berbicara mengenai teknologi dalam pendidikan di acara Transforming Education Summit di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), Sabtu(17/9/2022).

“Menggunakan teknologi dalam pendidikan bukanlah suatu pilihan bagi Indonesia karena beragamnya sekolah, demografi, pemangku kepentingan, dan lain sebagainya. Teknologi dalam pendidikan sudah menjadi keniscayaan,” kata Mendikbudristek.

Pada April 2020, 96 persen sekolah di Indonesia tutup karena pandemi. Hal itu mengakibatkan krisis pembelajaran dan disparitas akses terhadap teknologi yang kian nyata.

“Pemerintah Indonesia melalui Kemendikbudristek secara cepat mengubah pendekatan akan teknologi. Sering kali teknologi dipikirkan hanya setelah suatu program diluncurkan dan mengesampingkan kemudahan bagi pemangku kepentingan untuk menggunakannya,” ujar Mendikbudristek.

“Sekarang sebaliknya, teknologi dikembangkan secara serius bersamaan dengan direncanakannya suatu kebijakan, serta mengedepankan kebermanfaatan dan kemudahan akses bagi para penggunanya,” tambah Mendikbudristek.

Penjelasan Mendikbudristek tersebut dibuktikan dengan berbagai platform teknologi yang kini digunakan jutaan guru, sivitas akademika, mitra-mitra pendidikan, dan UMKM. Misalnya platform Merdeka Mengajar, Rapor Pendidikan, Kampus Merdeka, Kedaireka, belajar.id, Arkas, TanyaBOS, dan SIPLah.

“Platform Merdeka Mengajar telah digunakan 1,6 juta guru sejak tujuh bulan diluncurkan. 55 ribu konten pembelajaran bagi guru tersedia pada platfom tersebut,” kata Mendikbudristek.*(WAH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *