Terungkap! Dua Pelaku Masturbasi di Bus TransJakarta Ternyata Saling Kenal

Matawarta.com, JAKARTA– Polisi resmi menetapkan dua pria berinisial HW dan FTR sebagai tersangka dalam kasus dugaan perbuatan asusila di dalam bus Transjakarta rute 1A. Fakta baru terungkap, kedua tersangka ternyata saling mengenal dan diduga telah bersepakat sebelum kejadian berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengungkapkan, HW dan FTR bukan orang asing. Keduanya merupakan teman yang telah berkomunikasi beberapa hari sebelum insiden tersebut terjadi.

“Iya, mereka teman dan janjian,” kata Onkoseno kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Onkoseno, kedua tersangka telah saling mengenal sekitar tiga hari sebelum kejadian. Pada Kamis (15/1/2026), keduanya sepakat pulang kerja bersama dan bertemu di Halte Busway Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, sekitar pukul 18.00 WIB.

“Mereka janjian pulang kerja bareng dan naik bus yang sama,” ujarnya.

Aksi dugaan perbuatan asusila itu terjadi sekitar pukul 18.20 WIB saat bus melintas di Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Saat itu, korban berada dalam posisi berdiri bersama penumpang lain dan awalnya tidak menyadari adanya tindakan mencurigakan.

Korban baru menyadari dirinya menjadi sasaran setelah merasakan cairan mengenai bagian belakang pakaiannya. Awalnya, korban mengira cairan tersebut berasal dari pendingin udara di dalam bus.

“Kondisi baru berubah ketika ada penumpang lain yang menyadari kejanggalan dan berteriak,” jelas Onkoseno.

Petugas kondektur Transjakarta bersama sejumlah penumpang mengamankan dua pria yang dicurigai sebagai pelaku. Keduanya langsung diserahkan ke pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi kemudian menetapkan HW dan FTR sebagai tersangka dan menjerat keduanya dengan Pasal 406 KUHP Nasional tentang perbuatan asusila di muka umum. Ancaman hukuman maksimal yang dapat dijatuhkan adalah pidana penjara hingga satu tahun. (mua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *